Tuesday, June 16, 2015

Tips Melatih Anak Puasa Ramadhan Sejak Dini

Assalamualaikum Wr.Wb.....

Tidak terasa sehari lagi bulan Ramadhan akan segera tiba, semua umat islam di dunia ini, akan menjalankan ibadah wajib, yaitu puasa di bulan Ramadhan. Sebelum kita melaksanakan ibadah shaum, saya pribadi dan keluarga mohon maaf lahir batin, semoga kita dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Amin

Ibadah puasa ini hukumnya wajib bagi umat islam, kecuali bagi yang berhalangan sesuai syar'i, antara lain; wanita haid/nifas, wanita hamil (tetapi jika kuat dan tidak membahayakan janin&ibu boleh berpuasa),orangtua yang uzur, orang yang sakit, musafir (orang yang sedang dalam perjalanan).

Lalu bagaimana dengan anak-anak? umur berapa mereka diharuskan puasa?


Sebenarnya puasa diwajibkan bagi yang sudah baligh (tanda-tandanya antara lain sudah haid bagi perempuan dan mimpi basah bagi laki-laki) jadi usianya berbeda-beda. tetapi lebih dini dikenalkan dan dilatih berpuasa akan membuat terbiasa, bahkan menurut beberapa riwayat Rasululloh memerintahkan untuk mengajarkan sholat sejak usia 7 tahun , dan boleh dipukul apabila tidak mau sholat pada usia 10 tahun. Demikian juga dengan puasa, hendaknya dilatih sejak dini.Bagaimana melatih anak-anak untuk puasa, ini beberapa tips yang saya terapkan ke anak-anak.

Tips Mengajarkan Anak Berpuasa :

1. Memberikan pemahaman tentang arti puasa
    Hal ini kami lakukan jauh-jauh hari sebelum bulan Ramadhan, caranya dengan menceritakan dongeng atau membaca cerita islam yang berkaitan dengan puasa. Memutar CD film kartun anak-anak tentang puasa
2. Mengajak anak sholat Tarwih di Masjid
Mengajak anak ke Masjid, juga perlu dilihat usianya, kalau masih terlalu kecil dibawah 4 tahun, mungkin malah akan mengganggu kekhusyukan orangtuanya atau orang lain. Kebetulan anak saya sudah dapat diajak sholat jamaah, jadi kami ajak ke Masjid meskipun sebelumnya kami harus nasihatin untuk tidak berisik dan ikut sholat. Dengan ikutserta akan memotivasi anak untuk memahami puasa dan sholat tarwih

3. Dilatih secara bertahap
Tahun lalu anaku yang pertama (salsa) sudah dapat berpuasa hingga sehari penuh, meskipun tidak sampai full 1 bulan, hanya dapat 2minggu pertama. Tetapi ini sudah peningkatan,karena tahun sebelumnya masih setengah hari. Sedangkan adiknya tahun lalu, hanya puasa setengah hari dan itupun hanya 1 atau 2 minggu saja. Insyalloh tahun ini Nely dapat puasa penuh seharian

4. Membuatkan Menu Favorit buka dan Sahur
Anak-anak biasanya akan request menu berbuka dan sahur, terutama menu sahur karena mereka sulit sekali untuk dibangunkan sahur. Tetapi tentunya faktor gizi juga diperhatikan

5. Memberikan aktivitas yang menyenangkan di siang hari
Anak-anak di siang hari biasanya, kalau sudah menjelang siang,akan mengeluh, lapar,haus,cape dsb. Untuk mengatasinya kami biasanya mengalihkan dengan membuat aktivitas bersama yang menyenangkan, misalnya main bersama,baca buku bersama,atau membantu ibunya menyiapkan menu berbuka

6. Memberikan Penghargaan atau Reward
Untuk memotivasi anak berpuasa, kami juga memberikan reward. misalnya apabila puasanya penuh sehari dikasih uang 5.000,- tetapi kami sarankan agar uangnya ditabung, untuk membeli keperluan mereka sendiri nantinya. Jadi sekalian melatih puasa juga melatih tentang menabung kan :)

7. Membuat Kalender Ramadhan
Tahun ini kebetulan kami mendapat Kalender Ramadhan khusus Anak-anak. Di kalender ini memuat kegiatan selama bulan Ramadan, antara lain puasa, sholat wajib, shodaqoh, silaturahmi hingga sholat idul fitri. Di sediakan gambar-gambar/stiker yang dapat ditempel. jadi apabila telah melaksanakan salah satu kegiatan misal puasa, maka dapat menempel stiker gambar ke dalam kalender tersebut.  Kalender ini ada 30 hari, jadi setiap hari anak-anak dapat menempel stiker gambar atau mewarnai gambar apabila telah melaksanakan salah satu kegiatan.
Menyenangkan bukan...?apalagi anak-anak saya suka sekali dengan kegiatan menempel,mewarnai atau menggambar. Oiya ibu-ibu juga bisa buat sendiri dengan modifikasi sendiri yang cocok dengan putra/putrinya.
Hal ini cukup memotivasi anak-anak, mereka antusias untuk melakukan kegiatan ini. Jadi banyak hal yang dapat diajarkan melalui kalender ini, bukan hanya puasa, tetapi sholat,shodaqoh dsb
Demikian tips dari saya,semoga bermanfaat ya...sekali lagi mohon maaf lahir batin
"MARHABAN YAA..RAMADHAN...
SELAMAT DATANG BULAN YANG PENUH RAHMAH, BERKAH DAN AMPUNAN "
SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA. "

Wassalamualaikum wr.wb...

Ini contoh Kalender Ramadhan





19 comments:

  1. tips nya udah saya terapkan semua waktu anak pertama saya belajar puasa tahun2 lalu thank for sharing

    ReplyDelete
  2. nice info mak. nanti kalau Nathan uda mulai ngerti bisa secara bertahap diterapkan :))

    ReplyDelete
  3. Salam kenal mak, kolom follow blognya manakah ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. ada mak di samping...baru dikit followernya ..maluuuu (tutup muka :)

      Delete
  4. salam kenal mbak...sy sudah semua mbak kecuali yg no 6...hi3...aku dah follow blog nya plis folbek ya klo tidak keberatan.

    ReplyDelete
  5. dulu waktu kecil juga diterapkan sprti ituu..


    wah kalender ramadhannya bagus ya...


    btw follbek ya maak.. http://mutheas.blogpsot.com

    ReplyDelete
  6. follback blog saya ya mak http://republiknindy.blogspot.com/ #KEB

    ReplyDelete
  7. kalender Ramadhannya cantiiik ...eia Tips emak2 selalu punya kemiripan ya :) mampir juga kemari Mak, salah satu Tips saya mengatasi anak demam : http://bit.ly/1J3YeDL

    ReplyDelete
  8. Mak siti, aku mau follow tapi belum bisaa.. gambar GFCnya engga muncul-muncul, mungkin koneksi inet kantorku lagi lemot banget nih, nanti insya allah aku balik lagi ya mak untuk follow..

    kalo belum juga colek aja aku ya mak di www.vitawirapraja.com

    ReplyDelete
  9. Kemarinan sempat mendengar salah satu anak kecil yang lagi jalan-jalan dengan orangtuanya sedang ngeluh, "Ga suka puasa deh, jadi ngga bisa nyemil," agak geli tapi tersentuh juga, semoga ortunya bisa lebih memberi pengertian yang baik ya tentang ibadah puasa :)

    ReplyDelete
  10. Aku juga begitu, Mak. Awalnya pake reward. Dan berhasil. Eh, sekarang 2 anakku yg udah besar, malah pengen dikasih reward juga. Wkwkwkwk....

    Izin ikut folow-folowan blog, ya. Dan blognya sudah kufollow :)

    ReplyDelete