Monday, May 14, 2018

SUKA OLAHRAGA....TAPI BERAT BADAN TERUS BERTAMBAH ??

(sumber : dari sini)

Halo Moms….
Apa kabar ? semoga selalu sehat dan bahagia yaa…
Nikmat sehat dan bahagia adalah karunia Allah yang selalu diharapkan setiap orang, apalagi untuk usia yang menginjak kepala empat seperti saya. 
Saya seorang ibu mengurus dua anak sekaligus pekerja fullday bekerja diluar, menjaga kesehatan adalah hal yang utama. Apabila kesehatan terganggu, bukan hanya urusan rumah tangga, tetapi juga pekerjaan di kantor akan terbengkelai. Sebagai seorang wanita karier, penampilan juga diperhatikan, bukan berarti apabila ibu rumah tangga saja penampilan boleh seadanya, seorang istri juga harus menjaga penampilan di depan suami kan?? Saya luruskan niat dulu, menjaga penampilan bukan untuk dilihat orang luar tetapi oleh suami ,..he..he..

Oiya Moms, diantara moms disini ada yang masih memajang foto pernikahan kalian ? Kalau masih pengantin baru, pasti masih ya…Namun untuk pernikahan yang sudah lebih dari sepuluh tahun, masih dipajang kan..he..he..Seperti saya yang sudah 12 tahun menikah, masih terpajang foto pernikahan kami. Foto ini berguna banget buat saya, saat ada riak-riak kecil dalam biduk rumah tangga kami, dengan melihat foto itu emosi saya luruh. 
Namun yang paling penting foto ini mengingatkanku satu hal, bahwa dulu saat single sampai belum punya anak, saya pernah kurus atau langsing. Foto ini jadi motivasiku saat mencoba menurunkan berat badan, pasca melahirkan. Perjuangan yang berat sekali menurunkan berat badan kembali ke semula, yang pernah hamil dan melahirkan dua kali ini.

Sunday, December 24, 2017

POTRET KEMISKINAN INDONESIA

Dokumentasi pribadi

Indonesia telah merdeka selama 72 tahun, tetapi permasalahan kemiskinan dari awal kemerdekaan sampai dengan sekarang masih menjadi permasalahan besar. Pada tahun 1960an sampai dengan tahun 1996, di bawah kepemimpinan orde baru, tingkat kemiskinan menurun drastis baik di desa maupun di kota. Dari awalnya sekitar setengah jumlah populasi penduduk Indonesia menjadi hanya 11 %. Tetapi pada tahun 1998, ketika terjadi  krisis finansial,jumlah penduduk miskin melejit tinggi sampai dengan 19,9% , yang berarti prestasi orde baru,hancur seketika. (sumber : dari sini )

Pada seminar yang bertajuk Indonesia Poverty Outlook 2018 ; Pembangunan Infrastruktur untuk Si Miskin, yang bertempat di Museum Kebangkitan Nasional pada hari Kamis/21 Desember 2017 membahas bagaimana prospek kemiskinan di Indonesia pada tahun 2018 dan upaya penanggulangannya. 
Acara yang diselenggarakan oleh Dompet Dhuafa dan IDEAS (Indonesia Development And Islamic Studies) menghadirkan beberapa narasumber yang kompeten di bidangnya yaitu Dr.Ir Rachmat Mardiana,MA (Direktur Energi, Telekomunikasi dan Informatika Kementrian PPN/Bappenas), Marsudi Nur Wahid (Pimred Jawa Pos), Subroto (Redaktur Pelaksana Republika), Yusuf Wibisono (Direktur IDEAS) dan Bp Eko Jarwanto (perwakilan dari Dirjen Pembangunan Kawasan,Kementrian  Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi). Moderator : Venna Annisa

Friday, June 30, 2017

Cara Mengatasi Anyang-Anyangan

(sumber : uricran )

CARA MENGATASI ANYANG-ANYANGAN




Lebaran telah tiba, saatnya umat islam merayakan hari kemenangan dengan silaturahmi dan saling memaafkan. Tradisi masyarakat Indonesia adalah mudik. Sebagai penduduk pendatang di Jakarta saya selalu mewajibkan diri untuk mudik ke kampung halaman, bahkan saat sekarang sudah menjadi warga Jakarta karena menikah dengan salah satu penduduk kota ini, mudik ke kampung halaman selalu menjadi hal yang ditunggu setiap tahunnya. 





Kami selalu menggunakan jalan darat untuk pulang ke kampung halaman, baik itu menggunakan mobil pribadi, bis atau kereta api. Dan apabila menggunakan kendaraan pribadi atau bis, pastinya jalanan yang ditempuh lebih lama dari biasanya, dikarena macet. Perjalanan yang normalnya 10-12 jam, bisa menjadi 24-26 jam dan saya pernah mengalami hal tersebut.
Permasalahan yang dialami oleh penumpang saat perjalanan macet panjang antara lain kesulitan apabila ingin buang air kecil. Seperti saya,  yang malas kalau buang air kecil dalam perjalanan, khawatir ketinggalan bis, atau toilet yang tidak bersih. Dan saya sering menahan atau menunda buang air kecil


Setelah sampai di rumah, badan saya tidak enak, demam, disertai keinginan buang air kecil yang berlebih. Saya bolak balik ke kamar mandi, tetapi kuantitas air seni sedikit dan terasa perih pada saat buang air. Ternyata ini adalah gejala anyang-anyangan. Hal ini disebabkan kebiasaan saya yang sering menahan buang air kecil. 

Anyang-anyangan adalah salah satu gejala penyakit Infeksi Saluran Kemih. Infeksi Saluran Kemih (ISK) adalah kondisi ketika organ seperti ginjal, ureter, kandung kemih dan uretra mengalami infeksi. Infeksi Saluran Kemih dapat terjadi pada siapa saja, tetapi sering di alami oleh wanita, hal ini disebabkan karena secara anatomi tubuh wanita , saluran kemih (uretra) ke saluran pembuangan air besar (BAB) jaraknya lebih dekat dibanding laki-laki, sehingga rentan mengalami gangguan di sekitar saluran kemih.

Tuesday, April 18, 2017

Dari Membaca.... Kartini Dikenal dan Mengenal Dunia


(sumber dari sini )


Ibu  kita Kartini
Puteri Sejati
Putri Indonesia
Harum namanya
 Ibu kita Kartini
Pendekar bangsa
Pendekar kaumnya
Untuk merdeka
 Wahai ibu kita Kartini
Putri yang mulia
Sungguh besar cita-citanya
Bagi Indonesia




Masih ingat kan lagu Ibu Kartini karangan WR Supratman , sering dinyanyikan saat memperingati hari Kartini setiap tanggal 21 April. Biasanya sekolah mengadakan lomba terkait dengan peringatan hari Kartini, dari mulai lomba peragaan busana tradisional, lomba memasak atau lomba yang lainnya. Dan setiap hari Kartini, selalu identik dengan pakaian kebaya , khas gadis Jawa.
Selama ini saya tidak terlalu memperhatikan esensi dari peringatan hari Kartini, tetapi setelah melihat film Kartini ,kemarin tanggal 15 April 2017, saya jadi menyayangkan saja apabila perayaan hari Kartini hanya diidentikan dengan pakaian kebaya saja. Begitu banyak nilai-nilai luhur yang dapat di ambil dari sejarah Kartini

Bertempat di studio Planet Hollywood Kuningan, saya berkesempatan menonton film Kartini, yang diprakarsai oleh Bank Mandiri dan KEB (Komunitas Emak Blogger). Saya melihat antusias penonton yang sangat ramai memadati 5 studio yang memutar screening Film Kartini, sebelum besok tayang serentak tanggal 19 April 2017


Film Kartini garapan Hanung Bramantyo ini mengangkat kisah hidup Kartini dari usia belasan tahun sampai usia 24 tahun saat menikah. Film dengan setting tahun 1800an di Jepara dibuka dengan adegan Kartini kecil yang sedang menangis, karena minta tidur bersama ibunya. Ibu kandung Kartini bernama Ngasirah adalah rakyat biasa, bukan dari golongan bangsawan, ayahnya RM Sosroningrat adalah Bupati Jepara. Saya baru mengetahui kalau ternyata ibu kandungnya tidak diperbolehkan tinggal di kawasan perumahan bangsawan, karena bukan perempuan bangsawan. Ayah kandung Kartini menikah lagi dengan sesama kalangan dari bangsawan.