Thursday, December 31, 2015

First Giveaway...From Salsa n Nely

Hai...
Tidak terasa beberapa jam lagi tahun 2015 akan berlalu..waktu satu tahun itu ternyata sangat cepat. Banyak kenangan yang telah kita lewati setahun belakang ini, kenangan manis atau pahit...tetapi alhamdulillah hampir semua kenangan manis yang kurasakan :)

Dan sebagai rasa syukurku karena masih diberi kesempatan melewati satu tahun ini dengan sehat dan mendapatkan banyak keberkahan, Sekaligus meramaikan rumah saya yang sepi ini ..maka saya akan mengadakan Giveaway. Ini  GA pertama saya selama mempunyai blog, jadi caranya yang gampang-gampang saja, untuk hadiahnya juga sederhana , karena dari kantong sendiri tanpa sponsor


Caranya :
  1.  Follow Blog ini, melalui GFC atau Google +
  2.  Follow Twitter : @NelyRyanti atau Facebook : https://www.facebook.com/bilaramadhan
  3.  Share giveaway ini di media sosial dengan mention akun saya tersebut dan hastag #GAFromSalsa
  4. Tulis di Kolom komentar di bawah ini :
            Nama
            Akun Twitter
             Link share
             Jawaban

       5.  Giveaway ini berlangsung tanggal  31 Desember 2015 - 03 Januari 2016 jam 23.29 Wib.
       6.  Pengumuman tanggal 5 Januari 2016
       7.  Ada 3 orang yang akan beruntung mendapatkan merchandise dari saya

            PERTANYAAN:
  1. Menurutmu peristiwa apa yang  paling berkesan selama tahun 2015? 
  2. Apa harapan di tahun 2016 nanti ?

         HADIAH
         Masing - Masing pemenang akan mendapatkan baju batik dan kain batik
        (semoga bermanfaat ya..)




       





Thursday, November 12, 2015

Selamat Hari Ayah Nasional............Memories with Dad


Pagi ini...tiba-tiba ku teringat Bapak ...aku merindukannya
Saat kubuka HP dan melihat berita di media sosial, ternyata hari ini adalah hari Ayah Nasional. Ini makin mengingatkanku sama sosok Bapak yang sampai hari ini selalu ada di hatiku, meskipun telah meninggalkan kami 6 tahun lalu, bagiku Bapak tidak pernah meninggalkanku.

Hari ini saya juga baru tahu kalau ada hari ayah Nasional, yang diperingati setiap tanggal 12 November.
Hari Ayah adalah hari untuk menghormati ayah. Sementara di Amerika, dan lebih dari 75 negara lain, seperti Kanada, Jerman, Italia, Jepang, Belanda, Turki, Pakistan, Malaysia, Singapura, Taiwan, Filipina, dan Hongkong dalam Hari Ayah atau Father’s Day (dalam bahasa Inggris) dirayakan pada hari Minggu di pekan ke tiga bulan Juni, dan dirayakan hampir di seluruh dunia yang dimulai pada awal abad ke-12. Biasanya Hari Ayah dirayakan dengan pemberian hadiah kepada ayah dan kegiatan kekeluargaan. Selain semua itu juga Ayah adalah tulang punggung, sandaran, dan pelindung dalam sebuah rumah tangga. Di beberapa negara Eropa dan Timur Tengah, Hari Laki-laki Internasional atau International Men's Day (dalam bahasa Inggris) diperingati setiap bulan 19 November.Di Indonesia Hari Ayah dirayakan pada tanggal 12 November.
(https://id.wikipedia.org).

Bapak....kami biasa memanggilmu dengan sebutan itu. Bagiku Bapak adalah sosok laki-laki idolaku. Diantara kami empat bersaudara, saya merupakan anak yang paling dekat dengan Bapak.  Dari kecil bapak selalu ada buatku. Bahkan sampai sudah menikah dan mempunyai anak, bapak selalu ada buatku.
Masih ku ingat..setiap penerimaan Rapor dari Kelas 1 SD sampai kelas 3 SMA, selalu Bapak yang mengambilkan raporku di sekolah. Saat saya membutuhkan peralatan sekolah , bapak selalu mengantarkanku. Atau saat saya harus ke rumah teman sekolah untuk mengerjakan tugas, bapak juga yang selalu mangantarkan.
Ketika saya sudah kuliah,bapak juga yang mengantarkanku ke kampus untuk registrasi dan mencari tempat kos.
Saat liburan dan pulang ke rumah, Bapak selalu menjemput dan mengantarkanku di Terminal Bis. ini berlangsung sampai saya kerja di jakarta, saat pulang kampung, Bapak selalu sudah menungguku di Terminal Bis atau Stasiun Kereta.

Pernah suatu hari, saya pulang kampung naik Bis. Dan kebetulan bisku mogok, saat itu HPku habis batere, jadi tidak bisa menghubungi orangtua di Rumah. Dan Bapak menungguku di Terminal Bis, dari sore hingga malam hari, karena saya tidak sampai juga, akhirnya bapak pulang. Dan saya sampai di terminal sudah menjelang pagi. Orangtua di rumah begitu khawatir saat itu



Wednesday, October 21, 2015

Kenangan Indah Masa Kecilku sampai di Alam Mimpiku

“When I was just a little girl,
I asked my mother, "What will I be?
Will I be pretty?
Will I be rich?"
Here's what she said to me:
"Que sera, sera,
Whatever will be, will be;
The future's not ours to see.
Que sera, sera,
What will be, will be."
……………………………..
Masih ingat lagu Que Sera Sera ?  Lagu lawas yang sampai sekarang masih sering terdengar, dinyanyikan anak-anak. Lagu yang sangat dalam maknanya. Di bait tersebut kurang lebih terjemahannya, ketika seorang gadis kecil bertanya pada ibunya , akankah ketika dewasa ia menjadi cantik, ataukah menjadi kaya? Sang Ibu  menjawab “apa yang terjadi-terjadilah, masa depan bukan untuk dilihat, biarlah dia mengalir apa adanya. Yah…masa depan kita tidak ada yang tahu, siapa yang menyangka saya dulu gadis kecil kampung, yang jauh dari kehidupuan kota bahkan bermimpi tinggal di kota saja tidak pernah..eh sekarang tinggal di ibukotanya Indonesia

Saya sangat suka dengan dialog ibu dan anak, ini mengingatkanku pada masa kecilku saat di kampung dulu. Saat kami berempat bersaudara masih berkumpul dan tinggal bersama ayah-ibu di sebuah desa kecil yang masih sejuk. Kita seringkali bercengkerama di teras rumah yang sejuk, saling bercerita tentang pengalaman masing-masing hari itu. Ibu senantiasa sabar mendengarkan celoteh kita anak-anaknya. Kami semua sangat dekat dengan ibu. Mungkin karena ibu memang selalu ada buat kita. Menulis ini jadi ingat ibu …I miss u so much ..hiks 


Tetapi masa kecilku sangatlah indah, hingga tanpa sadar, seringkali saya bermimpi, bahkan sampai hari ini … saya bermimpi seolah memang masih anak-anak bermain bersama kakak dan kedua adikku di depan rumah, yang memang sangat lapang. Kami bercanda bersama dan sesekali bertengkar, yang akhirnya di lerai sama bapak. Dan biasanya tidak lama kemudian saya terbangun dari mimpi...dan beristighfar seraya mendoakan bapak yang kenyataanya sudah mendahului kami 6 tahun lalu.

Sunday, October 18, 2015

HIJAB YANG SEDERHANA...YANG PAS DI HATI

Assalamualaikum wr.wb.....

Saat ini Jilbab sudah banyak di pakai oleh berbagai kalangan, bukan hanya ibu-ibu, bahkan anak muda atau ABG juga sudah banyak yang berjilbab, dari kalangan orang biasa sampai artis juga berjilbab. Di berbagai instansi perkantoran dan pemerintahan juga dibolehkan, bahkan akhir-akhir ini polwan juga boleh menggunakan jilbab. Sungguh ..suatu fenomena yang perlu di syukuri.
Dan tentunya style jilbab yang dipakai berbeda-beda.

Saya masih ingat 17 tahun yang lalu, ketika saya mulai belajar memakai jilbab. Saat itu saya mau masuk kuliah, belum banyak mahasiswa yang menggunakan jilbab, apalagi kampus saya merupakan kampus ekonomi, yang style penampilan cukup diperhatikan. Dari satu kelas yang berjumlah hampir 100 mahasiswa, kami hanya bertiga yang berbusana muslimah. Meskipun Hijab yang saya pakai masih belum sempurna, karena saya masih terkadang menggunakan celana  atau kaos pas badan, tetapi jilbabnya selalu menutup dada. Alhamdulillah dari tahun ke tahun teman-teman saya mengikuti jejak menggunakan busana muslimah. Hingga beberapa tahun belakangan kami reuni, hampir semua teman perempuan saya sudah menggunakan jilbab.

Jadi saya sudah sangat lama memakai jilbab, dan prosesnya juga naik-turun, bahkan pernah disuruh melepas jilbab, ketika interview pekerjaan di sebuah bank. Alhamdulillah saya tidak diterima, sehingga saya masih tetap memakai jilbab. Saya terkadang malu dengan diri sendiri, sekian lama berjilbab tetapi iman dan ibadahnya masih standar-standar saja.
Memang motivasi saya dulu sederhana, dengan berjilbab dapat berkelakuan lebih baik, karena harusnya saya akan malu jika berjilbab tetapi berpacaran atau hal buruk lainnya. Tetapi ternyata tidak semudah itu, saya juga berpacaran saat itu meski berani mencoba di akhir kuliah, meskipun tidak ada gaya pegang-pegang tangan. Tetapi harusnya tetap tidak boleh kan..

Hingga saat ini saya sudah mempunyai anak dua, gaya hijab yang saya pakai tetap tidak berubah, yaitu jilbab sederhana, segiempat dan dipakai hanya dalam hitungan menit. Cukup disiapkan satu peniti dan bros sebagai hiasannya. Bahan yang digunakan juga tidak tipis, kalau yang berbahan tipis, saya selalu memakai double. Kalau dulu saya masih suka memakai celana jeans atau celana ketat lainnya, sekarang saya selalu memakai rok atau gamis. Andaikan memakai celana, itu yang longgar atau celana kullot.

Itu sedikit cerita tentang perjalanan hijab saya. Meskipun sederhana, semoga dapat menginspirasi. Meskipun jilbab itu wajib bagi kaum muslimah, tetapi yang utama adalah tingkah laku dan hatinya. Alangkah lebih baik jika akhlak yang baik juga di tunjang dengan pakaian yang sesuai tuntunan islam. Karena pada dasarnya hijab itu bukan mode atau style tetapi aturan yang ada didalam Al-Qur'an. Semoga saya dapat terus belajar berhijab sesuai tuntunan islam, bukan hanya fisik tetapi juga hati dan perbuatan kita. Amiin

Tulisan ini diikutkan dalam GA #HijabNyamandiHati http://rulibercerita.blogspot.co.id/2015/09/my-fisrt-giveaway-hijab-yang-nyaman.html