Showing posts with label Review Buku. Show all posts
Showing posts with label Review Buku. Show all posts
Sunday, May 24, 2015
Nonfiction Reading Challange 2015
Hai...apa kabar semua...
Ini adalah Challange pertama kali saya untuk mengikuti Nonfiction Reading Challange 2015 yang diadakan oleh http://www.lensabuku.com/
Saya hobi baca buku, sebagian besar koleksi buku saya adalah novel atau Fiksi. Tetapi saya juga baca non fiksi. Kebanyakan yang non fiksi adalah buku tentang agama. Kebetulan ada info Challenge seperti ini, saya coba ikutan.
Tahun 2015 ini target buku yang saya baca 20 buah, masih sedikit ya...memang saya masih belum bisa baca banyak, mengingat kesibukan saya sebagai ibu rumah tangga dan pekerja swasta.
Dan sudah bulan Mei, saya baru bisa baca 10 buku, itu campuran fiski dan non fiksi. Kalau buku non fiksi, saya baru baca 5 buah , antara lain :
1. Muhammad Al Fatih 1453 (Felix Siauw)
2. Menapak Jejak Amien Rais (Hanum Salsabila Rais)
3. Langit Terbelah di Langit Amerika (Hanum Salsabila Rais)
4. The Brain, Beauty and Beliefe (Dian Pelangi)
5. The Perfect Muslimah
Saya baru membuat 1 review bukunya, yaitu Langit Terbelah di Langit Amerika , ada di sini http://salsa-nely.blogspot.com/2015/05/review-buku-bulan-terbelah-di-langit.html. dan tulisan ini saya ikutan dalam Nonfiction Reading Challange 2015.
Bagi teman-teman yang juga hobi baca buku dan mau ikutan langsung saja klik http://www.lensabuku.com/book-challenges/nonfiction-reading-challenge-2015/.
Review Buku : Bulan Terbelah di Langit Amerika
Judul buku : Bulan Terbelah di Langit Amerika
Penulis : Hanum Salsabila Rais dan Rangga Almahendra
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Cetakan pertama : Mei 2014……Cetakan ke tujuh : Januari 2015
ISBN : 978-602-03-0545-5
Hal :343 halaman
“Amerika dan Islam. Sejak 11 September 2001, hubungan keduanya
berubah. Semua orang berbondong-bondong membenturkan mereka.
Mengakibatkan banyak korban berjatuhan; saling curiga, saling tuding,
dan menyudutkan banyak pihak. Ini adalah kisah perjalanan spiritual di
balik malapetaka yang mengguncang kemanusiaan. Kisah yang diminta
rembulan kepada Tuhan. Kisah yang disaksikan bulan dan dia menginginkan
Tuhan membelah dirinya sekali lagi sebagai keajaiban. Namun, bulan punya
pendirian. Ini untuk terakhir kalinya. Selanjutnya, jika dia bersujud
kepada Tuhan agar dibelah lagi, itu bukan untuk keajaiban, melainkan
agar dirinya berhenti menyaksikan pertikaian antarmanusia di dunia. “Apa?
Wajah Nabi Muhammad junjunganku terpahat di atas gedung ini? Apa-apaan
ini! Penghinaan besar!” seruku pada Julia. Mataku hampir berair menatap
patung di dinding Supreme Court atau Mahkamah Agung Amerika Serikat,
tempat para pengadil dan terhukum di titik puncak negeri ini.
“Jangan emosi. Tak bisakah kau berpikir lebih jauh, Hanum? Bahwa negeri
ini telah dengan sadar mengakui Muhammad sebagai patron keadilannya.
Bahwa Islam dan Amerika memiliki tautan sejarah panjang tentang arti
perjuangan hidup dan keadilan bagi sesama. “Akulah buktinya, Hanum.”
Kisah petualangan Hanum dan Rangga dalam 99 Cahaya di Langit Eropa
berlanjut hingga Amerika. Kini mereka diberi dua misi berbeda. Namun,
Tuhan menggariskan mereka untuk menceritakan kisah yang dimohonkan
rembulan. Lebih daripada sekadar misi. Tugas mereka kali ini akan
menyatukan belahan bulan yang terpisah. Tugas yang menyerukan bahwa
tanpa Islam, dunia akan haus kedamaian”Tuesday, January 27, 2015
Sore hari di Tahun 2015
Ini adalah hari pertama saya nulis di blog ini di tahun 2015....
Ini memang bukan hari pertama di tahun 2015, tetapi sudah hari ke 27....dan ...saya baru sempat nengok blog ini.....
Saya juga bingung mau nulis apa....saat ini saya ada di ruangan kerja saya, di selasa sore...menjelang waktu kepulangan
Saat ku buka blog ini, saya sedang boring dengan rutinitas kerjaan saya...yang mengakibatkan kepala sedikit pusing, tidak bersemangat
Mungkin dikarenakan selama 2 minggu terakhir ini, mata saya banyak terfokus di depan komputer/laptop....bukan hanya siang ttpi juga malam, karena dateline kerjaan...
Tetapi meskipun disibukan dengan kerjaan dateline, saya masih curi -curi waktu, untuk melakukan hobi baca buku ku...
Dan selama bulan januari ini saya hanya bisa membaca 1 buku....
Ini bukunya series 1 : the cronicle of Ghazy

Ini memang bukan hari pertama di tahun 2015, tetapi sudah hari ke 27....dan ...saya baru sempat nengok blog ini.....
Saya juga bingung mau nulis apa....saat ini saya ada di ruangan kerja saya, di selasa sore...menjelang waktu kepulangan
Saat ku buka blog ini, saya sedang boring dengan rutinitas kerjaan saya...yang mengakibatkan kepala sedikit pusing, tidak bersemangat
Mungkin dikarenakan selama 2 minggu terakhir ini, mata saya banyak terfokus di depan komputer/laptop....bukan hanya siang ttpi juga malam, karena dateline kerjaan...
Tetapi meskipun disibukan dengan kerjaan dateline, saya masih curi -curi waktu, untuk melakukan hobi baca buku ku...
Dan selama bulan januari ini saya hanya bisa membaca 1 buku....
Ini bukunya series 1 : the cronicle of Ghazy

Buku tentang sejarah perjuangan islam yang ditulis oleh Felix siauw dan Sayf Muhammad Isa
Ini novel sejarah penaklukan kota konstatinopel oleh Sultan Mehmed II atau dikenal dengan Muhamad Al-Fatih di tahun 1453 M
Novel yang pertama kali kubaca tentang semangat para mujahid-mujahid yang tidak takut untuk membela agama Alloh.....
Novel ini ada 3 seri tetapi baru terbit 2....yang satunya sedang on the procec penulisnya :)
Dan saya baru sempat baca seri 1 nya....
novel ini juga menceritakan tentang asal muasal "Dracula" atau lebih banyak dikenal sebagai Vampire .
Mungkin banyak yang tidak tahu bahwa sebenarnya Dracula itu ada, atau nyata...tetapi bukan seperti gambaran dalam fiksi-fiksi yang ada di film2
Apalagi di film kesukaanku:) '...."Twilight" yang digambarkan sebagai manusia yang ganteng atau cantik dengan kesaktiannya masing "
Itu semua hanya rekaan orang-orang barat untuk menutupi sejarah sesungguhnya.
Saya tidak akan menulis reviewnya disini....tetapi saya sangat recomended buat umat muslim agar lebih tahu sejarah yang sesungguhnya...... agar baca buku ini
Wednesday, November 5, 2014
Buku/Novel yang dibaca bulan Juli - November 2014
Beberapa bulan terakhir ini tidak banyak buku atau novel yang saya baca, karena belum sempat searching or hunting ke toko buku
Jadi hanya beberapa buku yang berhasil ku selesaikan sebagai berikut :
1. Tuhan Maaf Kami sedang sibuk, (Ahmad Rifa'i Rif'an )
2. Assalamualaikum Beijing (Asma Nadia)
3. 1 Jam Bersama Nabi (Tasirun Sulaiman )
4. Obsidian (Novel 1 serial Lux series : Jennifer L Armentrout )
Sebenarnya masih banyak daftar buku yang ingin kubaca, tapi belum sempet beli... (tapi ngeliat isi kantong ...di pending dulu he.he.)
Next time...kalau ada waktu saya akan buat review beberapa buku yang sudah kubaca
Jadi hanya beberapa buku yang berhasil ku selesaikan sebagai berikut :
1. Tuhan Maaf Kami sedang sibuk, (Ahmad Rifa'i Rif'an )
2. Assalamualaikum Beijing (Asma Nadia)
3. 1 Jam Bersama Nabi (Tasirun Sulaiman )
4. Obsidian (Novel 1 serial Lux series : Jennifer L Armentrout )
Sebenarnya masih banyak daftar buku yang ingin kubaca, tapi belum sempet beli... (tapi ngeliat isi kantong ...di pending dulu he.he.)
Next time...kalau ada waktu saya akan buat review beberapa buku yang sudah kubaca
Friday, June 13, 2014
Review Book : Insurgent # 2 books

Satu pilihan bisa mengubahmu, atau justru menghancurkanmu.
Konsekuensi pilihan yang diambilnya membuat Tris terjebak dalam faksi pengkhianat yang membunuh keluarganya. Kini, Tris harus mencoba menyelamatkan orang-orang yang disayanginya, juga dirinya sendiri, sementara benaknya dikacaukan oleh berbagai pertanyaan tentang kesetiaan, identitas, dan pengampunan.
Ketika ancaman perang dan perpecahan faksi semakin mengancam, Tris harus memutuskan, tetap pada identitasnya sebagai Dauntless atau memunculkan dirinya yang sejati. Sebagai Divergent. Sebuah identitas yang dianggap berbahaya dan dihindari semua faksi.
berhasil kabur dari peperangan Abnegation dan Dauntles. Tris, Tobias, Peter, Marcus (pemimpin abnegation, sekaligus ayahnya Tobias), dan Caleb (kakak Tris yang masuk Erudite) pergi ke faksi Amity untuk mencari perlindungan. Amity ini yang memang sifat faksinya menjunjung kedamaian, mereka nerima mereka. disini Tris membuntuti Marcus yang berduaan dengan Johanna (juru bicara faksi Amity, Amity ini tdk punya pemimpin), Johanna membujuk Marcus untuk memberi tahu rahasia yang hanya Abnegation yang tahu, dan yang membuat Abnegation rela mati. Tapi Marcus menolak. Tris juga nyoba untuk mengetahui kebenaran rahasia ini, tapi Marcus tetep nolak.
tiba-tiba Dauntles pembelot (Dauntles yang berkhianat dengan bersekutu bareng Erudite) menyerang markas Amity, bukan menyerang Amitynya tapi Abnegation. Tapiii Abnegation berhasil berpencar, Tris, Tobias, Caleb dan Susan (tetangga Tris waktu di abnegation) berhasil kabur dan menaiki kereta yang ditumpangi factionless, dan mereka awalnya disuruh keluar, cuma pas Four ngaku sebagai Tobias Eaton, mereka diterima dan dibawa ke markas factionless yang ternyata pemimpin mereka, Evelyn, adalah ibu kandung Tobias. mereka, factionless ingin mnyerang Erudite dan memusnahkan apa yang namanya faksi ini. dan makin kompleks permasalahanya...alur yang tidak terduga
Review Book : Trilogy Divergent #1 books
Novel Divergent merupakan buku pertama dari Trilogy Divergent penulis Veronica Roth
Menurutku ini novel sciene fiksi.
Novel ini bercerita tentang kehidupan masa depan, pasca perang nuklir yang menimbulkan kehancuran dunia.
Berlatar belakang tempat di chicago masa depan, negara bagian terbesar Amerika serikat
Sistem pemerintahan Chicago berubah akibat perang nuklir . Masyarakat pada masa itu dikelompokan menjadi faksi-faksi. Semua yang telah berusia 16 tahun diwajibkan untuk memilih faksi/kelompoknya sendiri. untuk menentukan faksi yang dipilih akan ditentukan berdasarkan hasil tes masing-masing orang, akan tetapi setiap orang berhak menentukan pilihan faksinya apakah sesuai dengan hasil tes atau akan menyeberang/meninggalkan faksi yang merupakan hasil tes tersebut.
Satu pilihan, menentukan apa yang harus kau percaya
Satu pilihan, memastikan siapa yang kau turuti, selamanya
Ada 5 faksi :
1. Faksi Amity (The peaceful) bagi mereka yang mencintai kedamaian dengan simbolnya yaitu pohon
2. Faksi Erudite (the intelligent)bagi mereka yang haus akan ilmu dan tidak tahan dengan ketidaktahuan, bersimbol Mata.
3. Faksi Candor (the honest)bagi mereka yang menghargai kejujuran dan membenci kebohongan, bersimbol Timbangan.
4. Faksi Abnegation (the selfless) bagi mereka yang tidak pernah egois, bersimbol dua tangan menengadah keatas.
5. Faksi Dauntless (the brave)bagi mereka para pemberani, bersimbol lingkaran dengan nyala api.
Adalah Beatrice Prior. Gadis kurus, pendek yang telah mencapai usia 16 tahun dan berasal dari faksi Abnegation. Tumbuh di lingkungan Abnegation, Beatrice diajarkan untuk tidak egois dan menolong sesama tanpa pamrih. Namun, Beatrice tidak merasa cocok dan yakin dengan kehidupan yang diajarkan oleh orang tuanya.
Berbeda dengan Caleb, kakaknya yang tidak egois dan selalu mementingkan orang lain. Sebelum upacara pemilihan, Beatrice harus menjalani sebuah tes. Aptitude test. Hasil tes Beatrice menunjukkan bahwa dia memiliki 3 sifat faksi yaitu Abnegation, Erudite dan Dauntless. Yang bisa juga disebut dengan Divergent. Tori (pengawas test Beatrice) memutuskan akan menghapus hasil tes Beatrice dan menggantinya dengan Abnegation. Karena menjadi Divergent adalah suatu hal yang berbahaya, Tori pun menasehati untuk menyimpan rahasianya rapat rapat.
Menurutku ini novel sciene fiksi.
Novel ini bercerita tentang kehidupan masa depan, pasca perang nuklir yang menimbulkan kehancuran dunia.
Berlatar belakang tempat di chicago masa depan, negara bagian terbesar Amerika serikat
Sistem pemerintahan Chicago berubah akibat perang nuklir . Masyarakat pada masa itu dikelompokan menjadi faksi-faksi. Semua yang telah berusia 16 tahun diwajibkan untuk memilih faksi/kelompoknya sendiri. untuk menentukan faksi yang dipilih akan ditentukan berdasarkan hasil tes masing-masing orang, akan tetapi setiap orang berhak menentukan pilihan faksinya apakah sesuai dengan hasil tes atau akan menyeberang/meninggalkan faksi yang merupakan hasil tes tersebut.
Satu pilihan, menentukan apa yang harus kau percaya
Satu pilihan, memastikan siapa yang kau turuti, selamanya
Ada 5 faksi :
1. Faksi Amity (The peaceful) bagi mereka yang mencintai kedamaian dengan simbolnya yaitu pohon
2. Faksi Erudite (the intelligent)bagi mereka yang haus akan ilmu dan tidak tahan dengan ketidaktahuan, bersimbol Mata.
3. Faksi Candor (the honest)bagi mereka yang menghargai kejujuran dan membenci kebohongan, bersimbol Timbangan.
4. Faksi Abnegation (the selfless) bagi mereka yang tidak pernah egois, bersimbol dua tangan menengadah keatas.
5. Faksi Dauntless (the brave)bagi mereka para pemberani, bersimbol lingkaran dengan nyala api.
Adalah Beatrice Prior. Gadis kurus, pendek yang telah mencapai usia 16 tahun dan berasal dari faksi Abnegation. Tumbuh di lingkungan Abnegation, Beatrice diajarkan untuk tidak egois dan menolong sesama tanpa pamrih. Namun, Beatrice tidak merasa cocok dan yakin dengan kehidupan yang diajarkan oleh orang tuanya.
Berbeda dengan Caleb, kakaknya yang tidak egois dan selalu mementingkan orang lain. Sebelum upacara pemilihan, Beatrice harus menjalani sebuah tes. Aptitude test. Hasil tes Beatrice menunjukkan bahwa dia memiliki 3 sifat faksi yaitu Abnegation, Erudite dan Dauntless. Yang bisa juga disebut dengan Divergent. Tori (pengawas test Beatrice) memutuskan akan menghapus hasil tes Beatrice dan menggantinya dengan Abnegation. Karena menjadi Divergent adalah suatu hal yang berbahaya, Tori pun menasehati untuk menyimpan rahasianya rapat rapat.
A list of Books that have been read in January-May 2014
Beberapa bulan terakhir ini...ku mulai menjalani kembali hobiku...yaitu baca buku/novel
Kegiatan yang satu ini sebenarnya dari dulu kusukai, tetapi karena keterbatasan waktu antara bekerja dan mengurus keluarga , jadi hal itu sulit dilakukan.
Sekarang...anak-anak sudah sedikit lebih besar, meraka sudah mempunyai mainan sendiri, yang tidak harus terlibat langsung, cukup mengamati sehingga dapat kupantau kegiatannya sembari saya baca novel/buku...dan terkadang meraka juga ikutan baca buku mereka sendiri.
itu sebabnya...saya memberi hadiah anak seringnnya sebuah buku atau ngajak jalan ke toko buku
Ini daftar buku yang telah kubaca bulan januari-Mei :
Serial Twilight Saga (Stephenie Meyer):
1. Book 1 : Twilght
2. Book 2 : New Moon
3. Book 3 : Eclipse
4. Book 4 : Breaking Dawn
Serial The Immortal (Allyson Noel )
5 Book 1 : Evermore
6. Book 2 : Blue moon
7. Book 3 : Shadowland
8. Book 4: Darkflame
9. Book 5 : Nightstar
10. Book 6 :Everlasting
Fan Fiction
11. Robsten Story ( Dian Fitriaswaty)
Trylogy Divergent ( Veronica Roth)
12. Divergent
13. Insurgent
14. Allegiant
15. Khadijah -Mahadaya cinta
16. 99 Cahaya di Langit Eropa (Hanum Salsabila Rais
Novel yang kubaca kebanyakan novel fantasy..novel terjemahan.
Kebetulan akhir-akhir ini lagi senang baca novel atau nonton film yang bergenre seperti itu.
Beberapa novel sedang kubuat reviewnya ...
So..read my post next....
Kegiatan yang satu ini sebenarnya dari dulu kusukai, tetapi karena keterbatasan waktu antara bekerja dan mengurus keluarga , jadi hal itu sulit dilakukan.
Sekarang...anak-anak sudah sedikit lebih besar, meraka sudah mempunyai mainan sendiri, yang tidak harus terlibat langsung, cukup mengamati sehingga dapat kupantau kegiatannya sembari saya baca novel/buku...dan terkadang meraka juga ikutan baca buku mereka sendiri.
itu sebabnya...saya memberi hadiah anak seringnnya sebuah buku atau ngajak jalan ke toko buku
Ini daftar buku yang telah kubaca bulan januari-Mei :
Serial Twilight Saga (Stephenie Meyer):
1. Book 1 : Twilght
2. Book 2 : New Moon
3. Book 3 : Eclipse
4. Book 4 : Breaking Dawn
Serial The Immortal (Allyson Noel )
5 Book 1 : Evermore
6. Book 2 : Blue moon
7. Book 3 : Shadowland
8. Book 4: Darkflame
9. Book 5 : Nightstar
10. Book 6 :Everlasting
Fan Fiction
11. Robsten Story ( Dian Fitriaswaty)
Trylogy Divergent ( Veronica Roth)
12. Divergent
13. Insurgent
14. Allegiant
15. Khadijah -Mahadaya cinta
16. 99 Cahaya di Langit Eropa (Hanum Salsabila Rais
Novel yang kubaca kebanyakan novel fantasy..novel terjemahan.
Kebetulan akhir-akhir ini lagi senang baca novel atau nonton film yang bergenre seperti itu.
Beberapa novel sedang kubuat reviewnya ...
So..read my post next....
Tuesday, December 31, 2013
99 CAHAYA DI LANGIT EROPA
99 Cahaya di Langit Eropa......
Itu adalah sebuah judul buku karangan Hanum Salsabila Rais (putri Amin Rais) dan suaminya Rangga Almahendra. yang sekarang sedang booming di filmkan di bioskup2.
ini adalah buku non fiksi yang berkisah tentang perjalanan pencarian spiritual hanum dan rangga di Eropa. Sekaligus tentang sejarah islam di Masa lampau.
Tinggal di Eropa selama 3 tahun adalah arena menjelajah Eropa dan segala isinya. Hingga akhirnya hanum menemukan banyak hal lain yang jauh lebih menarik dari sekedar Menara Eiffel, Tembok Berlin, Konser Mozart, Stadion Sepakbola San Siro, Colloseum Roma, atau gondola gondola di Venezia. Pencarianku telah mengantarkanku pada daftar tempat-tempat ziarah baru di Eropa. Aku tak menyangka Eropa sesungguhnya juga menyimpan sejuta misteri tentang Islam.
Eropa dan Islam. Mereka pernah menjadi pasangan serasi. Kini hubungan keduanya penuh pasang surut prasangka dengan berbagai dinamikanya. Aku merasakan ada manusia-manusia dari kedua pihak yang terus bekerja untuk memperburuk hubungan keduanya.
Pertemuanku dengan perempuan muslim di Austria, Fatma Pasha telah mengajarkanku untuk menjadi bulir-bulir yang bekerja sebaliknya. Menunjukkan pada Eropa bulir cinta dan luasnya kedamaian Islam. Sebagai Turki di Austria, Ia mencoba menebus kesalahan kakek moyangnya yang gagal meluluhkan Eropa dengan menghunus pedang dan meriam. Kini ini ia mencoba lagi dengan cara yang lebih elegan, yaitu dengan lebarnya senyum dan dalamnya samudra kerendahan hati.
Aku dan Fatma mengatur rencana. Kami akan mengarungi jejak-jejak Islam dari barat hingga ke timur Eropa. Dari Andalusia Spanyol hingga ke Istanbul Turki. Dan entah mengapa perjalanan pertamaku justru mengantarkanku ke Kota Paris, pusat ibukota peradaban Eropa.
Di Paris aku bertemu dengan seorang mualaf, Marion Latimer yang bekerja sebagai ilmuwan di Arab World Institute Paris. Marion menunjukkan kepadaku bahwa Eropa juga adalah pantulan cahaya kebesaran Islam. Eropa menyimpan harta karun sejarah Islam yang luar biasa berharganya. Marion membukakan mata hatiku. Membuatku jatuh cinta lagi dengan agamaku, Islam. Islam sebagai sumber pengetahuan yang penuh damai dan kasih.
Museum Louvre, Pantheon, Gereja Notre Dame hingga Les Invalides semakin membuatku yakin dengan agamaku. Islam dulu pernah menjadi sumber cahaya terang benderang ketika Eropa diliputi abad kegelapan. Islam pernah bersinar sebagai peradaban paling maju di dunia, ketika dakwah bisa bersatu dengan pengetahuan dan kedamaian, bukan dengan teror atau kekerasan
Perjalananku menjelajah Eropa adalah sebuah pencarian 99 cahaya kesempurnaan yang pernah dipancarkan oleh Islam di benua ini. Cordoba, Granada, Toledo, Sicilia dan Istanbul masuk dalam manifest perjalanan spiritualku selanjutnya.
Saat memandang matahari tenggelam di Katedral Mezquita Cordoba, Istana Al Hambra Granada, atau Hagia Sophia Istanbul, aku bersimpuh. Matahari tenggelam yang aku lihat adalah jelas matahari yang sama, yang juga dilihat oleh orang-orang di benua ini 1000 tahun lalu. Matahari itu menjadi saksi bisu bahwa Islam pernah menjamah Eropa, menyuburkannya dengan menyebar benih-benih ilmu pengetahuan, dan menyianginya dengan kasih sayang dan toleransi antar umat beragama.
Akhir dari perjalananku selama 3 tahun di Eropa justru mengantarkanku pada titik awal pencarian makna dan tujuan hidup. Makin mendekatkanku pada sumber kebenaran abadi yang Maha Sempurna.
Aku teringat kata sahabat Ali RA:
Wahai anakku! Dunia ini bagaikan samudra di mana banyak ciptaan ciptaan Nya yang tenggelam. Maka jelajahilah dunia ini dengan menyebut nama Allah. Jadikan ketakutanmu pada Allah sebagai kapal kapal yang menyelamatkanmu. Kembangkanlah keimanan sebagai layarmu, logika sebagai pendayung kapalmu, ilmu pengetahuan sebagai nahkoda perjalananmu; dan kesabaran sebagai jangkar dalam setiap badai cobaan.
Demikian sinopsis dari Novel dan Film 99 Cahaya di Langit Eropa.
Terlepas dari buku yang telah ku baca maupun film yang telah ku tonton tersebut, ada hal yang lebih berkesan dari sekedar membaca dan menontonnya.
Bagiku ini adalah hal istimewa...karena untuk pertama kalinya kami (aku dan suami) nonton film bersama di bioskup stelah hampir 7 tahun tidak pernah nonton bersama. kami pernah nonton di bioskup awal pernikahan saat itu judulnya"Nagabonar jadi 2"
Mungkin bagi pasangan suami istri yang lain hal itu biasa....tapi bagiku ini istimewa, karena suamiku bersedia nonton bersama setelah berpuluh kali saya meminta untuk sekedar pergi berdua nonton atau yang lainnya. Suamiku selalu menolak dengan berbagai alasan ; dan akhirnya ......
Thanks my husband....this is special for me
Itu adalah sebuah judul buku karangan Hanum Salsabila Rais (putri Amin Rais) dan suaminya Rangga Almahendra. yang sekarang sedang booming di filmkan di bioskup2.
ini adalah buku non fiksi yang berkisah tentang perjalanan pencarian spiritual hanum dan rangga di Eropa. Sekaligus tentang sejarah islam di Masa lampau.
Sinopsis "99 Cahaya di Langit Eropa"
Buku ini adalah catatan perjalanan atas sebuah pencarian. Pencarian cahaya Islam di Eropa yang kini sedang tertutup awan saling curiga dan kesalahpahaman. Untuk pertama kalinya dalam 26 tahun, hanum merasakan hidup di suatu negara dimana Islam menjadi minoritas. Pengalaman yang makin memperkaya spiritualku untuk lebih mengenal Islam dengan cara yang berbeda.Tinggal di Eropa selama 3 tahun adalah arena menjelajah Eropa dan segala isinya. Hingga akhirnya hanum menemukan banyak hal lain yang jauh lebih menarik dari sekedar Menara Eiffel, Tembok Berlin, Konser Mozart, Stadion Sepakbola San Siro, Colloseum Roma, atau gondola gondola di Venezia. Pencarianku telah mengantarkanku pada daftar tempat-tempat ziarah baru di Eropa. Aku tak menyangka Eropa sesungguhnya juga menyimpan sejuta misteri tentang Islam.
Eropa dan Islam. Mereka pernah menjadi pasangan serasi. Kini hubungan keduanya penuh pasang surut prasangka dengan berbagai dinamikanya. Aku merasakan ada manusia-manusia dari kedua pihak yang terus bekerja untuk memperburuk hubungan keduanya.
Pertemuanku dengan perempuan muslim di Austria, Fatma Pasha telah mengajarkanku untuk menjadi bulir-bulir yang bekerja sebaliknya. Menunjukkan pada Eropa bulir cinta dan luasnya kedamaian Islam. Sebagai Turki di Austria, Ia mencoba menebus kesalahan kakek moyangnya yang gagal meluluhkan Eropa dengan menghunus pedang dan meriam. Kini ini ia mencoba lagi dengan cara yang lebih elegan, yaitu dengan lebarnya senyum dan dalamnya samudra kerendahan hati.
Aku dan Fatma mengatur rencana. Kami akan mengarungi jejak-jejak Islam dari barat hingga ke timur Eropa. Dari Andalusia Spanyol hingga ke Istanbul Turki. Dan entah mengapa perjalanan pertamaku justru mengantarkanku ke Kota Paris, pusat ibukota peradaban Eropa.
Di Paris aku bertemu dengan seorang mualaf, Marion Latimer yang bekerja sebagai ilmuwan di Arab World Institute Paris. Marion menunjukkan kepadaku bahwa Eropa juga adalah pantulan cahaya kebesaran Islam. Eropa menyimpan harta karun sejarah Islam yang luar biasa berharganya. Marion membukakan mata hatiku. Membuatku jatuh cinta lagi dengan agamaku, Islam. Islam sebagai sumber pengetahuan yang penuh damai dan kasih.
Museum Louvre, Pantheon, Gereja Notre Dame hingga Les Invalides semakin membuatku yakin dengan agamaku. Islam dulu pernah menjadi sumber cahaya terang benderang ketika Eropa diliputi abad kegelapan. Islam pernah bersinar sebagai peradaban paling maju di dunia, ketika dakwah bisa bersatu dengan pengetahuan dan kedamaian, bukan dengan teror atau kekerasan
Perjalananku menjelajah Eropa adalah sebuah pencarian 99 cahaya kesempurnaan yang pernah dipancarkan oleh Islam di benua ini. Cordoba, Granada, Toledo, Sicilia dan Istanbul masuk dalam manifest perjalanan spiritualku selanjutnya.
Saat memandang matahari tenggelam di Katedral Mezquita Cordoba, Istana Al Hambra Granada, atau Hagia Sophia Istanbul, aku bersimpuh. Matahari tenggelam yang aku lihat adalah jelas matahari yang sama, yang juga dilihat oleh orang-orang di benua ini 1000 tahun lalu. Matahari itu menjadi saksi bisu bahwa Islam pernah menjamah Eropa, menyuburkannya dengan menyebar benih-benih ilmu pengetahuan, dan menyianginya dengan kasih sayang dan toleransi antar umat beragama.
Akhir dari perjalananku selama 3 tahun di Eropa justru mengantarkanku pada titik awal pencarian makna dan tujuan hidup. Makin mendekatkanku pada sumber kebenaran abadi yang Maha Sempurna.
Aku teringat kata sahabat Ali RA:
Wahai anakku! Dunia ini bagaikan samudra di mana banyak ciptaan ciptaan Nya yang tenggelam. Maka jelajahilah dunia ini dengan menyebut nama Allah. Jadikan ketakutanmu pada Allah sebagai kapal kapal yang menyelamatkanmu. Kembangkanlah keimanan sebagai layarmu, logika sebagai pendayung kapalmu, ilmu pengetahuan sebagai nahkoda perjalananmu; dan kesabaran sebagai jangkar dalam setiap badai cobaan.
Demikian sinopsis dari Novel dan Film 99 Cahaya di Langit Eropa.
Terlepas dari buku yang telah ku baca maupun film yang telah ku tonton tersebut, ada hal yang lebih berkesan dari sekedar membaca dan menontonnya.
Bagiku ini adalah hal istimewa...karena untuk pertama kalinya kami (aku dan suami) nonton film bersama di bioskup stelah hampir 7 tahun tidak pernah nonton bersama. kami pernah nonton di bioskup awal pernikahan saat itu judulnya"Nagabonar jadi 2"
Mungkin bagi pasangan suami istri yang lain hal itu biasa....tapi bagiku ini istimewa, karena suamiku bersedia nonton bersama setelah berpuluh kali saya meminta untuk sekedar pergi berdua nonton atau yang lainnya. Suamiku selalu menolak dengan berbagai alasan ; dan akhirnya ......
Thanks my husband....this is special for me
Subscribe to:
Posts (Atom)







